Yang Perlu Kita Ketahui

Belum lama ini dunia dikagetkan dengan bencana alam gempa bumi dan tsunami di Jepang. Hari ini 4 April 2011 pada pukul 03.06 WIB, wilayah Indonesia tepatnya Cilacap, Jawa Tengah kembali diguncang gempa bumi dengan kekuatan 7,1 skala richter.

Panik dan takut, perasaan seperti itulah yang pasti akan hadir jika kita mengalami sendiri peristiwa alam tersebut. Namun, apakah lantas keselamatan menjadi hal yang terakhir yang menjadi perhatian kita? Berikut adalah panduan apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi peristiwa alam tersebut (diambil dari buku Living in Japan, Getting Closer to Japan karangan Andy D. Para)

1.      Jangan meletakkan benda-benda berat di tempat tinggi yang mungkin akan jatuh saat terjadi gempa bumi. Jangan pula meletakkan benda yang bakal jatuh menghalangi pintu atau jalan keluar saat terjadi gempa bumi.

2.      Punya pemadam api sendiri dan tahu cara menggunakannya.

3.      Siapkan tas darurat yang bakal membantu sebelum datang pertolongan. Isi dengan lampu senter dengan baterai cadangan, jam, pensil dan kertas, sedikit uang, mi instant, air minum dalam botol untuk dua atau tiga hari, alat pertolongan pertama seperti pembalut luka, alcohol untuk membersihkan luka, obat merah.

Bila punya penyakit kronis, isi tas dengan obat-obatan yang diperlukan selama beberapa hari.

4.      Jika tinggal di apartemen atau lantai atas, pastikan ada tangga darurat atau jalan keluar lain ketika jalan keluar normal terhalangi saat bencana

5.      Ketika gempa terjadi, tetap tenang dan pikiran apa yang harus pertama dilakukan. Matikan semua aluran gas dan api. Jangan nyalakan api. Kebakaran setelah gempa bumi lebih berbahaya. Matikan semua listrik jika memungkinkan.

6.      Jangan buru-buru lari ke luar. Paling baik tetap tinggal di dalam dan melindungi diri di bawah meja yan cukup kuat.

7.      Jauhi jendela, kaca, dan benda-benda berbahan gelas. Jauhi laci, TV, dan perabot lain yang mungkin akan jatuh menimpa kita.

8.      Jika berada di dalam mobil, berhentilah di sisi jalan yang tak akan menghalangi kendaraan regu penolong

9.      Setelah gempa berakhir, matikan listrik, tutup keran air dan gelas bila mungkin. Tinggalkan gedung jika mencium bau gas atau curiga bakal ada kerusakan lebih besar setelah gempa.

10.   Jangan memakai mobil, sehingga jalan raya tetap terbuka untuk memberi jalan bagi mobil regu penolong.

11.   Jangan terpengaruh oleh rumor. Cari berita dari stasiun radio atau situs berita yang bias dipercaya.

12.   Bila tinggal di dekat pantai, pergilah ke tempat yang tinggi untuk melindungi diri dari sapuan gelombang tsunami.

 

Sumber; Majalah Gaya Hidup Sehat, Edisi 610, 25-31 Maret 2011, halaman 7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s