Teknologi memudahkan kita mengakses film. Kita bisa berlangganan televisi berbayar dan mendapatkan segudang film baru maupun lama. Kalau tidak mau berlangganan, tinggal mampir ke bioskop yang kini tersebar dibanyak tempat.
Menonton film di bioskop ini enaknya beramai-ramai, meski ada juga yang lebih suka sendiri.
Pilihan lain adalah membeli DVD film, tentu saja original, bukan bajakan. Kualitas yang original sudah pasti jauh lebih bagus ketimbang yang bajakan. Dengan membeli DVD, kita bisa menontonnya berkali-kali sesuka hati tanpa harus mengeluarkan uang lagi. Ini artinya, kita bisa puas menonton film sendirian tanpa harus ada yang mengomel. Benar-benar menikmati.
Keuntungan lain dari memiliki DVD dan menontonnya di rumah, kita tak perlu diburu waktu. Kita bisa menentukan waktu yang paling nyaman. Film yang ditonton bisa dihentikan sesaat bila ingin ke toilet, menerima telepon, dan lain sebagainya. Dengan begitu kita tidak tertinggal alur cerita.
Menonton film sebenarnya memberi manfaat positif. Menonton film menjadi salah satu cara mengendurkan saraf, rileks, setelah seharian atau lima hari bekerja. Selain itu, film, tanpa disadari, dapat membantu dalam banyak hal. Bisa jadi masalah yang sedang dihadapi memiliki jalan keluar setelah menonton film, dengan jalan cerita yang mirip kehidupan sehari-hari.
Apapun manfaat positif dari menonton film, pastikan hal itu tidak menggangu kehidupan dan hubungan dengan orang lain, terutama pasangan.
SUMBER : GAYA HIDUP SEHAT, TAHUN XIII No. 4, 20-26 april 2012, Hal : 03