NONTON FILM KENDURKAN SARAF

Teknologi memudahkan kita mengakses film. Kita bisa berlangganan televisi berbayar dan mendapatkan segudang film baru maupun lama. Kalau tidak mau berlangganan, tinggal mampir ke bioskop yang kini tersebar dibanyak tempat.
Menonton film di bioskop ini enaknya beramai-ramai, meski ada juga yang lebih suka sendiri.

Pilihan lain adalah membeli DVD film, tentu saja original, bukan bajakan. Kualitas yang original sudah pasti jauh lebih bagus ketimbang yang bajakan. Dengan membeli DVD, kita bisa menontonnya berkali-kali sesuka hati tanpa harus mengeluarkan uang lagi. Ini artinya, kita bisa puas menonton film sendirian tanpa harus ada yang mengomel. Benar-benar menikmati.

Keuntungan lain dari memiliki DVD dan menontonnya di rumah, kita tak perlu diburu waktu. Kita bisa menentukan waktu yang paling nyaman. Film yang ditonton bisa dihentikan sesaat bila ingin ke toilet, menerima telepon, dan lain sebagainya. Dengan begitu kita tidak tertinggal alur cerita.

Menonton film sebenarnya memberi manfaat positif. Menonton film menjadi salah satu cara mengendurkan saraf, rileks, setelah seharian atau lima hari bekerja. Selain itu, film, tanpa disadari, dapat membantu dalam banyak hal. Bisa jadi masalah yang sedang dihadapi memiliki jalan keluar setelah menonton film, dengan jalan cerita yang mirip kehidupan sehari-hari.
Apapun manfaat positif dari menonton film, pastikan hal itu tidak menggangu kehidupan dan hubungan dengan orang lain, terutama pasangan.

 

SUMBER : GAYA HIDUP SEHAT, TAHUN XIII No. 4, 20-26 april 2012, Hal : 03

SANTAPAN PENGURANG STRES

Jeruk

Jeruk  kaya akan vitamin C. Penelitian menemukan bahwa vitamin C dapat mengurangi kadar hormon stres, kortisol. Dalam penelitian yang melibatkan mereka yang menderita tensi tinggi, tekanan darah dan kadar kortisol langsung turun dengan cepat usai mengonsumsi vitamin C.

Bayam

Magnesium banyak ditemukan dalam bayam. Terlalu sedikit magnesium dalam tubuh akan menyebabkan sakit kepala dan kelelahan, dua faktor penyebab stres. Satu mangkuk bayam sudah cukup untuk menaikkan cadangan magnesium dalam tubuh.

Tidak suka bayam? Salmon dan kacang kedelai bisa jadi alternatif. Demikian pula sayuran berdaun hijau.

Teh hitam

Studi menemukan bahwa teh hitam dapat menghilangkan stres dengan cepat. Dalam studi tersebut terbukti, mereka yang minum empat cangkir setiap hari selama enam pekan merasakan tenang dengan cepat setelah melalui peristiwa yang membuat stres.

Kacang pistachio

Kacang pistachio, seperti kacang lain, mengandung lemak sehat. Konsumsi segenggam pistachio, kenari , atau almon setiap hari dapat menurunkan kolesterol, mengurangi peradangan di dalam arteri jantung, menurunkan risiko diabetes, dan melindungi dari stres.

Alpukat

Salah satu cara untuk mengurangi tekanan darah tinggi adalah dengan mendapatkan asupan potasium yang cukup. Setengah buah alpukat mengandung lebih banyak potasium daripada pisang berukuran sedang.

Kacang almon

Kacang almon mengandung banyak vitamin. Vitamin E, yang berguna untuk kekebalan, plus sederet vitamin B, yang membuat tubuh lebih kuat menghadapi berbagai jenis stres, misalnya depresi.

Untuk mendapatkan manfaat optimal, mengemil kacang almon seperempat mangkuk setiap hari sudah cukup.

Sayuran mentah

Mengunyah sebatang wortel atau seledri bisa melonggarkan rahang yang tegang, sehingga dapat menghilang stres.

Susu

Segelas susu hangat dapat menghilangkan insomnia dan rasa gelisah. Para peneliti menemukan bahwa kalsium dalam susu dapat mengurangi kecemasan dan mood swing, seperti yang terjadi ketika PMS. Agar aman untuk tubuh, minumlah susu skim atau yang rendah lemak.

 

Sumber: GAYA HIDUP SEHAT , TAHUN XIII, NO. 12/ 15-21 JUNI 2012 HAL. 18

KENALI DAN REDAKAN TANGISANNYA…

Buat Bayi Merasa Nyaman

NHS memberi sejumlah cara yang dapat dilakukan orangtua untuk mengurangi bahkan menghentikan tangisan bayi.

  1. Kalau bayi di beri asi, biarkan bayi menyusu.
  2. Sejumlah bayi menemukan cara untuk menenangkan diri dengan menghisap ibu jarinya.
  3. Pegang bayi atau gendong dengan kain, sehingga mereka dekat dengan anda. Lalu ayun bayi sambil anda berbicara atau bernyanyi.
  4. Ayun bayi menggunakan kereta bayi atau boks bayi yang bisa diayun. Anda juga bisa mengajak bayi keluar rumah, berjalan-jalan maupun naik kendaraan.
    Banyak bayi yang senang tidur begitu diajak jalan-jalan naik mobil. Bila saat mobil berhenti atau kembali ke rumah, bayi kembali bangun, tidak masalah. Yang penting tangisannya sudah berhenti selama beberapa saat.
  5. Cari sesuatu yang bisa mengalihkan tangisannya, misalnya memegang mainan bayi atau menperdengarkan musik.
  6. Belai punggung bayi secara ritmis. Anda juga bisa memijat bila bayi tidak menunjukan tanda penolakan saat dipijat mesti sedang menangis. Tenangkan bayi dan jaga agar suhu ruangan tidak terlalu panas maupun dingin.
  7. Cobalah mandikan dengan air hangat. Hal ini dapat menyenangkan bayi segera, tetapi ada juga yang malah membuat tangisan bayi bertambah kencang.
  8. Satu catatan penting, tak peduli seberapa lelah dan stres anda mendengar bayi menangis, jangan pernah mengguncang -guncangkan bayi. Hal tersebut bisa berpengaruh buruk

Waspadai Bila..

  • Bayi menangis kencang terus-menerus.
  • Tubuhnya terkulai saat anda mengankatnya.
  • Mengonsumsi cairan kurang dari sepertiga jumlah yang biasa diminum.
  • Jumlah urin sedikit daripada biasa.
  • Muntah dengan cairan hijau.
  • Terdapat darah di fesesnya.
  • Mengalami demam 38 derajat Celcius atau lebih (bila kurang dari 3 bulan) atau 39 derajat Celcius atau lebih (bila bayi berusia 3-6 bulan).
  • Mengalami suhu tinggi, tetapi tangan dan kaki terasa dingin.
  • Tubuh terlihat biru, atau sangat pucat.
  • Leher kaku.
  • Mengalami kesulitan bernapas, bernapas cepat atau mengorok saat bernapas, atau terlihat kesulitan untuk bernapas.
  • Ada ruam bercak merah-ungu di tubuh.

Jika ini terjadi, segera bawa bayi ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Sumber: GAYA HIDUP SEHAT, TAHUN XIII, NO. 11/ 8-14 JUNI 2012, HAL.13

KAKI SERING KRAM KETIKA TIDUR?

Apakah Penyebab Kram Kaki?

Ibu Anda mungkin akan mengatakan bahwa Anda kurang makan pisang. Dengan kata lain, Anda kekurangan potasium alias kalium. Akan tetapi, ada banyak sebab lain untuk kram pada kaki, seperti dituliskan Yahoo Health:

  • Berdiri terlalu lama, terutama di lantai yang keras, seperti ubin atau beton.
  • Duduk terlalu lama.
  • Terlalu banyak berolah raga.
  • Kekurangan potasium/kalium, kalsium, dan magnesium.
  • Dehidrasi.
  • Konsumsi obat-obatan, misalnya obat penurun tekanan darah, diuretik, obat KB, statin, dan steroid.

Apakah Kram Kaki pada Malam Hari Serius?

Pada beberapa kasus, ada kondisi medis serius yang dapat menyebabkan kram kaki, misalnya:

  • Penyakit addison
  • Peripheral artery disease (PAD)
  • Alkoholisme
  • Sirosis
  • Hipotiroidisme
  • Gagal ginjal kronis
  • Diabetes tipe-1 dan tipe-2
  • Parkinson

Kram juga bisa terjadi pada ibu hamil. Bisa juga merupakan proses penuaan alami. Karena itu, jika kram kaki sering terjadi, sebaiknya konsultasi ke dokter.

Cara Mencegahnya

Ada beberapa tip untuk mencegah terjadinya kaki kram ketika Anda sedang tidur pada malam hari:

  • Perbanyak asupan air putih pada siang hari, agar anda tidak mengalami dehidrasi.
  • Kurangi atau hindari minuman beralkohol atau kafein. Keduanya dapat menyebabkan dehidrasi.
  • Minum suplemen atau konsumsi makanan yang kaya kalsium, potasium, dan magnesium.
  • Regangkan otot kaki selama beberapa menit, beberapa kali sepanjang hari dan sebelum anda tidur.
  • Buat perjanjian dengan dokter untuk memeriksa apakah ada kondisi medis yang menyebabkan anda mengalami kram kaki ketika sedang tidur. Pada kebanyakan kasus, peregangan, peningkatan volume olah raga, dan makan dengan pola sehat dapat mencegah muculnya kram kaki.

Sumber: GAYA HIDUP SEHAT, TAHUN XIII, NO. 19 / 03 – 09 AGUSTUS 2012, HAL. 14

CARA BENAR MENCUCI TANGAN

  1. Lepas semua cincin yang anda pakai dan basahi tangan. Kalau memungkinkan, pakai air hangat yang mengalir.
  2. Tuangkan sedikit sabun cair diatas telapak tangan. Sabun batangan kurang higienis dibandingkan dengan sabung cair. Kalaupun hanya ada sabun batangan, letakkan di atas rak agar tidak terendam air.
  3. Gosok kedua tangan selama 20 detik, dan sabun berbusa. Pastikan membasuh di antara jari, di bawah kuku, dan bagian belakang tangan.
  4. Bilas kedua tangan dengan air mengalir minimal selama 10 detik. Usahakan untuk tidak menyentuh keran usai berbilas. Gunakan handuk bersih ketika menutup keran.
  5. Keringkan tangan dengan handuk bersih.
  6. Gunakan hand lotion untuk mengembalikan kelembaban kulit jika kulit anda kering.
  7. Ajari cara mencuci tangan tersebut kepada anak – anak.
  8. Cuci tangan secara teratur .
  9. Jika belum mencuci tangan, jauhkan tangan dari mata, hidung, dan mulut.
  10. Ketika sedang di luar rumah, karena bekerja atau belanja, dan tidak ada air, gunakan cairan pencuci tangan berbahan alkohol. Hanya saja, pemakaiannya jangan berlebihan, sebab alkohol dapat membunuh semua bakteri, baik bakteri baik maupun jahat.

Sumber: GAYA HIDUP SEHAT, TAHUN XIII, NO. 09 / 25 – 31 MEI 2012, HAL. 04

BENARKAH KITA PERLU 8 GELAS AIR PUTIH PER HARI?

Menurut situs Health.com walau air adalah komponen vital untuk tubuh agar bisa berfungsi normal, tidak ada persyaratan yang spesifik seperti nutrisi lainnya.

Setiap orang berbeda dan kebutuhan air ditentukan oleh kondisi tubuh masing-masing. Usia, berat badan, tingkat aktivitas, dan kondisi lingkungan sangat memengaruhi kebutuhan air harian.

The Institute of Medicine menerbitkan sebuah laporan pada 2009 bahwa asupan yang cukup konsumsi air, yaitu 2,7 liter untuk perempuan dan 3,7 liter untuk laki-laki per hari.  Jumlah itu adalah total asupan air.  Jadi, tidak hanya air putih, melainkan segala jenis cairan.

Berarti, jika anda minum kopi, teh, dan segala jenis minuman lainnya, termasuk buah dan sayuran semua dihitung dalam jumlah asupan cairan per hari.

Yang penting adalah tubuh tidak mengalami dehidrasi. Cukup kebutuhan cairan per hari. Apapun sumbernya.

Kandungan air dalam beberapa buah dan sayuran

Mentimun                          96 persen

Semangka dan Stoberi  92 persen

Tomat merah                    94 persen

Paprika                                92 persen

Jeruk bali                            91 persen

 

Sumber: GAYA HIDUP SEHAT, TAHUN XIII, NO. 11 / 8 – 14 JUNI 2012 HAL. 04